Anggota DPRD Arief Budiarso Berikan Perhatian Khusus Terhadap Pendidikan Wawasan Kebangsaan

0
Narasumber Pendidikan Wawasan Kebangsaan bersama dengan peserta berfoto setelah rangkaian kegiatan

SUARA3NEWS, Kota Malang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang menyelenggarakan acara Pendidikan Wawasan Kebangsaan tahun 2023 dengan tema “Penguatan Karakter dan Wawasan Kebangsaan untuk Malang Kota Bermartabat.”

Acara ini diadakan pada hari Rabu, tanggal 4 Oktober 2023, di Trio Indah Hotel Malang. Selain mengundang masyarakat Kota Malang secara luas, acara ini juga khusus mengajak warga dari Kecamatan Klojen.

Muhammad Nurwidianto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kota Malang selaku narasumber memberikan materi tentang cara bijak bermedia sosial.

Menurut Mas Wid sapaan akrabnya, ia menjelaskan bahwa kita harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena pihaknya telah mencatat 11.357 berita palsu mulai dari bulan Agustus 2018 hingga Maret 2023. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya bagi kita untuk bisa membedakan antara informasi yang benar dan tidak benar.

Oleh karena itu, Mas Wid memberikan pesan kepada semua orang yang hadir agar selalu mengawasi anak-anak mereka saat menggunakan media sosial.

Sementara itu, Arief Budiarso yang merupakan anggota DPRD komisi C Kota Malang dari Fraksi Golkar dalam materinya menekankan pentingnya Pendidikan Wawasan Kebangsaan yang telah dibuat oleh Bakesbangpol.

“Bahwa dalam situasi yang begitu sensitif seperti ini, wawasan kebangsaan seringkali terlupakan oleh masyarakat, dan perlu diberikan perhatian kembali. Pelan-pelan saja namun terlihat pengaplikasiannya, dan pentingnya ideologi Pancasila dan UUD 1945 serta Bhinneka tunggal Ika,” ujar Arif Budiarso.

Sedangkan Kepala Badan Bakesbangpol, Dra Rinawati., M.M., menyoroti pentingnya pendidikan wawasan kebangsaan ini, terutama menjelang tahun politik.

“Pendidikan ini tidak hanya ditujukan kepada mereka yang menengah ke atas, melainkan merata kepada seluruh lapisan masyarakat, dengan narasumber yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat bahkan juga menyasar ke sekolah sekolah mulai dari SMP sampai SLTA”, paparnya.

Menurut Kepala Bakesbangpol. hal ini penting untuk mencegah terjadinya bullying yang semakin marak di lingkungan sekitar. Selain itu, Rina juga mengajak semua pihak untuk lebih peduli dan peka terhadap perubahan perilaku anak-anak, agar dapat segera melakukan tindakan preventif jika diperlukan.

Menurutnya, pendidikan tentang toleransi dan empati juga harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, sehingga mereka dapat memahami pentingnya menghargai perbedaan dan tidak melakukan tindakan diskriminasi terhadap teman-temannya. Dengan demikian, diharapkan bullying dapat diminimalisir dan lingkungan pergaulan menjadi lebih aman dan nyaman bagi semua orang.

“Pendidikan Wawasan Kebangsaan tahun 2023 merupakan tindakan konkret dalam rangka memperkuat karakter dan kesadaran kebangsaan warga Kota Malang, guna mewujudkan kota yang sejahtera, aman, dan damai,” ucap Rina kepada para hadirin.

Previous articleJelang Pemilu Politisi PDI P Wiwiek Sukesie Ajak Masyarakat Hindari Perpecahan
Next article50.000 Peserta Jalan Sehat Siap Sambut Pasangan AMIN di Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here